3 Alasan Kenapa Ekspor Makanan Halal Dari Indonesia Meningkat Saat Pandemi

Sebagai negara yang memiliki potensi hasil pertanian yang cukup tinggi Indonesia di percaya untuk menjadi supplier bahan makanan yang di ekspor ke beberapa negara. Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah (LEKSI) 2020 Bank Indonesia menjelaskan bahwa ekspor bahan makanan halal dari Indonesia masih bertahan bahkan selama pandemi Covid-19. Bahkan tercatat bahwa ekspor makanan halal Indonesia pada 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 38,02 persen. Sedangkan ekspor bahan makanan halal mencapai nilai US$34,16 miliar atau naik 14,55 persen dari 2019 silam. Hal ini tentu menjadi peluang tersendiri bagi penggiat kuliner dan bahan makanan di Indonesia untuk memperbaiki kualitas pangan mereka agar selalu di percaya untuk melakukan pengiriman. Adapun 3 alasan kenapa ekspor makanan halal dari Indonesia tetap bisa bertahan dan malah mengalami peningkatan walaupun di masa pandemic.

  1. Sektor Pertanian Yang Kuat

Poin satu sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga warga Indonesia bahwa negara merah putih ini merupakan salah satu negara yang memiliki potensi sangat besar untuk mengembangkan sektor pertanian mereka. Berbagai macam hasil perkebunan dan juga pertanian Indonesia sudah di ekspor ke berbagai macam negara di dunia. Mengingat mayoritas populasi Indonesia adalah Muslim maka tidak heran bahwa Indonesia di percaya untuk memproduksi bahan makanan dan pertanian yang halal.

  • Pangsa Pasar Yang Besar

Negara yang memiliki mayoritas agama Islam dalam negara mereka sudah hampir menjadi pelanggan setia akan makanan halal tersebut. Akan tetapi ternyata ada beberapa negara yang memiliki mayoritas agama lain yang ingin mengimpor makanan halal karena adanya permintaan dari umat Islam di negara mereka. Maka dari itu berbicara tentang pangsa pasar makanan halal, bidang ini memiliki pangsa pasar yang cukup luas.

  • Produksi Yang Cukup Massive

Dengan banyaknya penduduk Indonesia yang berprofesi sebagai petani dan juga peternak mereka mampu untuk memproduksi supply makanan halal dengan porsi yang cukup banyak. Mengingat transaksi antar negara pasti memiliki jumlah atau kuantitas yang cukup besar, maka di butuhkan kemampuan produksi yang tinggi. Dalam hal ini Indonesia juga mampu untuk memproduksi makanan atau bahan makanan halal sesuai dengan jumlah yang di minta oleh negara luar.

Transaksi antar negara cukup sering terjadi di negara yang memiliki keterikatan khusus seperti ras, wilayah, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu mengingat Indonesia memiliki kemampuan dan pangsa pasar yang cukup baik kamu bisa memanfaatkannya dengan mencoba menjual produk pertanian ke negara luar. Siapkan produk yang ingin kamu jual cari pembeli kemudian cari tau tentang bagaimana proses dan tata cara ekspor yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Kamu juga bisa memeriksa berapa ongkos kirim ke negara tujuan melalui internet seperti cek ongkir ke Malaysia, Singapura dan lain sebagainya.