5 Rahasia Sukses Orang Yahudi Menjadi Penguasa di Bidang Teknologi dan Bisnis

Apa sih rahasia sukses orang Yahudi? Jujur saja, saat dengar atau membaca kata Yahudi yang tebersit di hati dan pemikiran mayoritas dari kita ialah rasa kedengkian dan pemikiran negatif. Benar tidak? Ini ialah bukti riil yang berjalan di sejumlah negara di dunia, terhitung Indonesia.

Parahnya, sering beragam kejadian jelek yang terjadi di dunia selalu dihubung-hubungkan dengan Yahudi dan mereka disebut sebagai dalangnya. Walau sebenarnya mereka benar-benar tidak ada hubungannya dengan kejadian itu. Ini terus-terusan dilaksanakan di Indonesia, bahkan ada plesetan untuk nama bangsa ini, yakni Wahyudi (ini tentu tingkah Wahyudi).

Tetapi saya tidak mengulas mengenai kedengkian dan pemikiran negatif itu. Saya lebih sukai menyaksikan beberapa hal positif dan rahasia sukses orang Yahudi yang populer itu. Karakter keras kepala bukan salah satu rahasia sukses orang Yahudi, masih banyak. Berikut ini ulasan singkatnya,

1. Mengenali Potensi dalam Diri Sendiri

Bagi orang Yahudi, pahami kekuatan di pada diri sendiri ialah suatu hal yang penting. Dengan ketahui talenta dan kekuatan pada diri, karena itu seorang bisa membuat suatu hal.sebuah hal. Lihat saja, turunan Yahudi yang saya sebut di atas. Mereka sukses di beberapa sektor karena mereka memang punyai kekuatan di bagian itu.

Disamping itu, mereka jadikan tugas mereka jadi suatu hal yang membahagiakan. Kita mengetahui jika suatu hal yang ditangani dengan spirit akan hasilkan suatu hal yang mengagumkan. Berikut salah satunya rahasia sukses orang Yahudi yang dapat Anda ikuti.

2. Punya Pendirian Kuat untuk Maju

Orang Yahudi populer dengan keputusannya yang kuat, tetapi seringkali ini membuat mereka kelihatan angkuh. Untuk mereka, lebih bagus bertahan dan terus berusaha dalam kritis daripada berserah dan jual usaha yang telah dibuat dengan usaha keras.

Ada beberapa contoh yang kita dapat menjadikan pelajaran dari pendirian mereka. Salah satunya contoh ialah cerita Mark Zuckerberg dan Facebook-nya. Pada awal mula membangun Facebook, yerros.me dan Mark sempat alami beragam masalah. Tetapi, tidak satu juga masalah itu membuat berputus harapan.

3. Menjaga Kerendahan Hati

Mungkin point ini cukup bertolak-belakang dengan karakter keras kepala mereka. Tetapi, kenyataannya orang Yahudi populer dengan kerendahan hati mereka. Untuk orang Yahudi, keangkuhan ialah awalnya dari keruntuhan seorang. Keangkuhan tersebut ada dua tipe; yakni arogan karena angkuh tidak paham batasan kekuatannya, dan arogan karena keingingan untuk cari kebutuhan diri kita.

Salah satunya contoh orang Yahudi yang mengaplikasikan sikap rendah hati dalam memulai usaha ialah John Morgridge, pendiri dan CEO Cisco Systems. Saat itu perusahaannya sedang dilanda permasalahan karena ada perang ego antara pegawai.

4. Kemampuan Handal dalam Bernegosiasi

Semua jenis usaha tentu memerlukan ketrampilan dalam soal bertransaksi dengan faksi lain. Dengan kekuatan bertransaksi yang bagus, karena itu seorang dapat sampaikan gagasan dan maksudnya secara baik, dan dapat memengaruhi seseorang.

Kekuatan bertransaksi ini rupanya dipunyai oleh semua pebisnis sukses turunan Yahudi. Mereka selalu mempunyai penawaran yang memberikan keuntungan untuk rekanan usaha dan untuk mereka sendiri, hingga perundingan yang sudah dilakukan sering hasilkan keputusan terbaik untuk usaha mereka.

5. Berpikir Positif dalam Berbisnis

Orang Yahudi belajar dari riwayat leluhur mereka. Satu diantaranya ialah cerita Nuh yang diperintah Tuhan untuk bawa binatang yang halal ke bahteranya. Ini dilihat sebagai hal yang positif oleh bangsa Yahudi. Dalam soal memulai usahanya juga mereka selalu berpikir positif, dan tentu saja diimbangi dengan perlakuan positif juga.