Air Minum pH Tinggi Menyehatkan Atau Membahayakan?

Saat ini sedang maraknya air minum pH tinggi, banyak orang yang beranggapan bahwa air minum pH tinggi dapat menyehatkan dan menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, ternnyata ada juga efek samping dari mengonsumsi air minum pH tinggi.

Bagi kebanyakan orang, air minum adalah air tawar yang tidak memiliki rasa atau kandungan apapun di dalamnya. Namun, pernahkah Anda menilai kandungan dalam air minum? Sebab, sebenarnya di air terdapat mineral yang menentukan kandungan pH yang menentukan kandungan air tersebut.

Apa itu pH dan mengapa Anda harus memperhatikan pH air minum? Yuk, cari tahu apa itu pH dalam air minumdengan membaca ulasan berikut ini!

Baca Juga : Manfaat Banyak Minum Air Putih Untuk Kesehatan

Yuk Ketahui, Kandungan pH Ideal Pada Air Mineral!

Air minum pH tinggi yaitu

Karena pH digunakan untuk menentukan tingkat keasaman atau kebasaan suatu cairan, berapakah pH ideal untuk dikonsumsi dalam air minum sehari-hari? Mengingat pH netral air adalah 7, idealnya air mineral baik untuk dikonsumsi di sekitar kisaran pH netral. Selain itu, ada juga air mineral dengan kadar pH 8-9 yang disebut sebagai air minum pH tinggi. Air minum dengan pH tinggi ini memiliki kandungan yang cenderung bersifat basa sehingga memiliki rasa yang pahit namun memiliki berbagai manfaat bagi tubuh manusia.

Manfaat Mengkonsumsi Air Minum pH Tinggi

1. Menjaga Hidrasi Dalam Tubuh

Berdasarkan penelitian yang telah diterbitkan pada Journal of International Society of Sports Nutrition tahun 2016, orang yang minum air alkali cenderung mengalami penurunan kekentalan darah sebesar 6,3% dibandingkan dengan orang yang minum air biasa.

Artinya orang yang minum air memiliki darah yang lebih kental. Darah kental berarti tidak ada cukup air di dalamnya. Semakin kental darah seseorang, semakin lambat aliran darah tersebut. Di sisi lain, darah dengan air yang cukup akan lebih mudah mengalir dan beredar di dalam tubuh.

Maka dari itu, ini membuktikan bahwa meminum air dengan pH basa atau 8+ dapat membantu memperlancar aliran darah dan juga menjaga tubuh tetap terhidrasi.

2. Menetralisir Kelebihan Asam Dalam Tubuh

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of International Society of Sports Nutrition tahun 2010 membuktikan hal ini. Penelitian ini melibatkan 38 partisipan yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu masyarakat yang meminum air alkali dan air biasa.

Setelah itu, para ahli mengumpulkan sampel darah dan urin dari para partisipan tiga kali seminggu untuk mengukur kadar asam basa mereka.

Para ahli melaporkan bahwa peserta yang minum air alkali memiliki tingkat asam basa yang lebih seimbang dibandingkan peserta yang minum air biasa. Selain itu, volume urin cenderung menurun, hal ini menunjukkan efek hidrasi yang lebih baik.

3. Mengendalikan Tekanan Darah dan Gula Darah

Para ahli di Shanghai mengungkapkan bahwa penderita diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi juga mendapat manfaat dari air alkali. Penemuan tersebut dipublikasikan di Shanghai Journal of Preventive Medicine 2010.

Penelitian tersebut melibatkan 3 kelompok partisipan, yaitu penderita tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Kemudian, seluruh partisipan meminum air alkali terionisasi selama 3-6 bulan untuk melihat perkembangannya. Hasilnya mengejutkan. Setelah minum air pH secara teratur selama 3-6 bulan, gula darah, tekanan darah dan darah turun tajam.

Faktanya, ionisasi udara alkali ini mengembalikan semua hasil pengukuran ke normal. Oleh karena itu, selain untuk pengobatan medis di bawah bimbingan dokter, air alkali juga banyak digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, diabetes dan hiperlipidemia.

4. Menjaga Kesehatan Tulang

Siapa sangka minum air dengan pH basa 8+ (disebut juga basa) dapat menjaga kesehatan tulang? Hal itu terungkap dari penelitian di jurnal Bone tahun 2009, yang menemukan pengaruh udara terhadap penyerapan tulang.

Resorpsi tulang adalah proses mendukung sel-sel tulang tua menjadi sel-sel tulang baru. Semakin sedikit penguraian sel tulang yang terjadi, dan semakin tinggi kepadatan mineralnya, semakin kuat tulang tersebut.

Efek Samping Mengkonsumsi Air Minum pH Tinggi

Secara umum, air mineral pH tinggi aman dikonsumsi. Namun, hal tersebut tidak terlepas dari beberapa risiko dan efek samping yang dapat terjadi setelah meminumnya.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa air mineral pH tinggi dapat menurunkan asam lambung. Padahal, asam lambung sebenarnya berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri berbahaya agar tidak masuk ke aliran darah kita.

Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak air mineral pH tinggi, dapat menyebabkan metabolisme alkolis. Ini adalah kondisi ketika kadar basa dalam tubuh sangat tinggi. Gejala metabolik alkolis merupakan tanda-tanda yang dapat terjadi, seperti mual, muntah, gemetar, otot berkedut, kesemutan, dan kebingungan.

Efek lain dari metabolisme alkolis ini dapat menurunkan jumlah kalsium bebas dalam tubuh kita. Sehingga tulang akan bermasalah. Tetapi untuk membuktikan dan mengklaim ini, lebih aman berkonsultasi dengan spesialis.

Demikian ulasan mengenai Air minum pH Tinggi, semoga dapat bermanfaat. Sampai jumpa dan jaga kesehatan selalu ya.. Untuk informasi dan tips kesehatan lainnya dapat anda kunjungi di web switch disini.