Begini Mengatasi Tabung Gas yang Mendesis atau Bocor

logo switch-foot.com

Meski terbilang mudah, tetap banyak orang yang sembrono kala mengganti tabung gas dengan menggunakan regulatar Turbine Flow Meter. Pasalnya, pemasangan gas yang tidak benar sanggup sebabkan ledakan. Nah, titik rawan yang kerap memiliki masalah ialah lanjutan antara regulator dan mulut atas gasnya.

Jika karet seal tabung rusak, maka gas LPG bakal mengeluarkan bunyi mendesis. Hal ini tak boleh kamu sepelekan begitu saja. Sebab, biasanya suara mendesis ini dibarengi bersama dengan kebocoran gas berasal dari lanjutan atau salurannya.

Jangan panik dulu, ada lebih dari satu hal yang sanggup ditunaikan untuk menanggulangi tabung gas yang mendesis. Segera tangani biar nggak sebabkan ledakan atau hal fatal lainnya.

  1. Jika terdengar suara mendesis, segara cabut regulator tabung gasnya

Regulator wajib segera dicabut kecuali terdengar suara mendesis. Jika regulatormu ada kuncinya, kendorkan dulu selanjutnya cabut bersama dengan hati-hati. Usahakan satu tangan memegang tabung gas, agar nggak goyah kala mencabut regulatornya.

  1. Tabung gas yang mendesis wajib segera di bawa ke ruang terbuka

Umumnya, suara mendesis bakal dibarengi bersama dengan bau. Padahal kecuali berbau, tandanya gas didalam tabung terasa keluar. Nah, biar tak mengganggu saluran pernapasan dan sebabkan ledakan, gas wajib segera di bawa ke ruang terbuka. Sekalipun dapurmu ada bukaan, membawa terlihat gas jauh lebih baik ketimbang membiarkannya begitu saja di didalam rumah.

  1. Setelah di lepaskan regulatornya, coba utak-atik seal di saluran tabungnya
    Kalau seal-nya tidak cukup tebal, kamu sanggup memberikan karet biar tabung gas nggak berbunyi lagi. Kalau gas mendesis karena seal kering, rendam di didalam air sepanjang 10 detik sebelum akan dipasang kembali. Nah, kecuali karet seal tidak cukup elastis, tambahkan saja lakban di sisi-sisinya. Selain dililitkan ke seal, lakban juga wajib dililit ke mulut tabungnya.
  2. Di suasana tertentu, kamu sanggup menutupi tabung bersama dengan kain basah
    Upaya ini ditunaikan untuk jauhi percikan api. Baiknya, menggunakan kain yang memadai tidak tipis seperti handuk. Jika udah ada percikan api, menempatkan kain basah di atasnya. Tapi kecuali baru terdengar suara desisan, kain memadai kamu balutkan di permukaan tabungnya saja.
  3. Kalau gas nggak kunjung habis dan tetap berbau setelah di taruh di luar, coba rendam di didalam air
    Ambil ember yang memadai besar, lantas masukkan tabung gasmu di dalamnya. Biar nggak terapung, kamu sanggup mengganjal bagian samping gas bersama dengan batu. Jika bau gas terasa hilang dan nggak menyengat, berarti air udah memadai menyerap bau gasnya. Sudah aman kecuali begini.

Selain cara-cara di atas, kamu juga wajib teratur membersihkan regulator agar nggak berlangsung sumbatan yang menyebabkan bunyi mendesis. Selalu cek regulator, tabung, sambungan, bahkan kompor gas untuk meminimalisir ledakan atau bahaya lain yang kemungkinan terjadi, ya!