Cara Membuat Manisan Mangga Kering Tanpa Bahan Kimia

Pernahkah kalian membuat manisan mangga kering tanpa bahan kimia? Nah kali ini mimin akan membagikan cara membuat manisan mangga kering tanpa bahan kimia. Penasaran bukan? Yuk simak, berikut ini caranya !

Namun, sebelum ke pembahasan, kita perlu tahu dulu apa saja kandungan dalam buah mangga dan apa saja manfaatnya untuk kesehatan.

Kandungan Dalam Buah Mangga

Cara Membuat Manisan Mangga Kering Tanpa Bahan Kimia

Kandungan manis dan asam pada buah mangga menjadikan buah musiman ini sebagai primadona masakan rujak.

Ngerujak memang tidak akan terasa nikmat jika tidak ada kehadiran asam kuning ini. Namun, tahukah Anda apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Dalam penyajian per 100 gram, kandungan buah mangga adalah:

  • 86,6 gram air,
  • 0,7 gram protein,
  • 0,5 gram lemak,
  • 12,3 gram karbohidrat,
  • 12 miligram vitamin C,
  • 35 persen vitamin A,
  • 20 persen folat, dan
  • 8 persen vitamin K dan potasium.

Buah asam manis ini juga mengandung tembaga (tembaga), kalsium, zat besi, dan antioksidan seperti zeaxanthin dan beta-karoten.

Baca Juga :

Berbagai Manfaat Mangga Untuk Kesehatan

Tak hanya menyegarkan, dengan beragam kandungan nutrisinya, mangga bisa memberikan sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

1. Menjaga kesehatan rambut dan kulit

Dalam sebuah penelitian pada hewan, kekurangan vitamin A dikaitkan dengan kerontokan rambut yang parah. Hal ini karena vitamin A penting untuk menjaga kesehatan jaringan epitel di kulit dan rambut agar tetap lembab dan sehat.

Selain mengandung vitamin A, buah kuning ini juga dapat mengandung sekitar 75% vitamin C harian untuk tubuh.

Kombinasi vitamin A dan C sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi kolagen. Kolagen adalah protein khusus yang memberikan dan menjaga elastisitas kulit untuk mencegah kerutan dan kendur sebelum waktunya.

2. Menurunkan tekanan darah

Makan makanan manis seringkali menjadi penyebab gula darah naik. Namun, hal ini berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh buah mangga.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti di Oklahoma State University menunjukkan bahwa kadar gula darah orang yang kelebihan berat badan berkurang setelah rutin mengonsumsi mangga dalam waktu tertentu.

Para peserta diminta untuk rutin makan 10 gram mangga kering setiap hari, yang setara dengan sekitar setengah kandungan gula mangga segar.

Penurunan kadar gula darah ini diduga merupakan efek dari senyawa aktif dan antioksidan khusus dalam buah tersebut.

3. Mangga memiliki manfaat untuk mata

Lutein dan zeaxanthin adalah dua antioksidan paling melimpah yang ditemukan di mangga. Keduanya dilaporkan membantu melindungi fungsi retina dan lensa mata.

Berfungsinya retina dan lensa mata dengan baik dapat meningkatkan ketajaman visual, mengurangi efek silau mata yang tidak nyaman, dan mengurangi waktu yang dibutuhkan mata untuk pulih setelah melihat cahaya terang.

Zat lutein dan zeaxanthin juga berfungsi melindungi mata dari sinar ultraviolet yang berbahaya, serta memperlambat perkembangan katarak dan bahaya degenerasi makula.

4. Berpotensi mencegah kanker

Dalam penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Texas AgriLife Research, diketahui bahwa ekstrak polifenol mangga dapat mencegah perkembangan sel kanker.

Studi lain dari Malaysia menunjukkan bahwa kulit mangga mengandung polifenol, karotenoid, serat pangan, vitamin C, vitamin E dan berbagai senyawa aktif lainnya yang berpotensi sebagai terapi antikanker yang lebih kuat dari dagingnya sendiri.

Kulit mangga dikatakan berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker pada usus besar, payudara, paru-paru, leukemia, dan jaringan prostat. Namun, efeknya dikatakan paling efektif untuk mencegah risiko kanker payudara dan usus besar.

5. Meredakan sembelit

Dalam sebuah penelitian yang mengamati orang dengan sembelit kronis, makan mangga ditemukan lebih bermanfaat daripada makan makanan berserat seperti gandum.

Penting untuk dicatat bahwa mangga adalah bagian utama dari diet FODMAP. Diet ini adalah diet yang menghindari makanan yang bisa memicu gas dan kembung pada penderita IBS.

6. Membantu mencegah penyakit jantung

Kandungan serat, potasium dan vitamin dalam buah ini sudah lama dikenal untuk menangkal penyakit atau masalah pada jantung. Pasalnya, peningkatan asupan kalium akan sebanding dengan penurunan natrium dalam tubuh.

Nah jika Anda cukup mengonsumsi asupan buah manis ini dalam sehari, sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko masalah penyakit jantung.

7. Mangga memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan

Jika dimakan dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan, mangga memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan, lho! Karena kulit buah kuning ini mengandung fitokimia yang juga berfungsi sebagai penghilang lemak alami.

Sedangkan dagingnya banyak mengandung serat yang bisa membuat rasa kenyang lebih lama. Saat Anda makan buah atau sayuran tinggi serat, Anda tidak akan cepat merasa lapar.

Karena itulah mengonsumsi makanan berserat tinggi dapat mencegah Anda mengonsumsi makanan berlebih yang justru bisa membuat Anda sulit menurunkan berat badan.

Yuk Simak, Cara Membuat Manisan Mangga Kering Tanpa Bahan Kimia

Cara Membuat Manisan Mangga Kering Tanpa Bahan Kimia

Buah mangga bisa dinikmati langsung. Bagi Anda yang bosan dan ingin mencicipi olahan mangga dengan rasa yang berbeda, Anda bisa menjadikannya sebagai manisan.

Lalu bagaimana prosesnya? Jangan khawatir, sekarang saya akan membagikan resep cara mengolah manisan mangga tradisional dan tahan lama.

Bahan:

  • 5 buah mangga muda, potong-potong.
  • 300 gram gula pasir.
  • 1 batang kayu manis.
  • 2 sdm cuka/air jeruk nipis.
  • 1/4 sdt garam.
  • 1 tetes pewarna makanan kuning.
  • 2 sdm air jeruk nipis.
  • Air secukupnya

Bagaimana membuat:

  • Rendam mangga yang sudah dipotong-potong ke dalam air jeruk nipis selama 30 menit, lalu cuci bersih.
  • Didihkan air dan masukkan semua bahan kecuali mangga. Setelah gula larut, masukkan mangga dan masak hingga gula meresap.