Berikut Ini Cara Membuat Pupuk Kompos dari daun Hijau

cara membuat pupuk kompos dari daun hijau

Haloo sahabat kali ini saya akan menjelaskan tentang cara membuat pupuk kompos dari daun hijau, meliputi pengertian kompos, dan cara membuat pupuk kompos dari daun hijau. Simak dan pelajari baik-baik.

Pupuk Kompos

Kompos merupakan salah satu jenis pupuk kandang yang dibuat dari sampah daur ulang. Misalnya sisa makanan atau sampah organik lainnya. Dari beberapa cara membuat kompos, cara yang paling mudah adalah aerobik atau menggunakan oksigen.

Jika dibuang, sampah organik menghasilkan gas metana, yang bisa menjadi gas rumah kaca. Anda bisa menghindarinya dengan mengolahnya menjadi pupuk organik. Membuat pupuk organik sendiri dapat mengurangi 25% sampai 50% sampah organik, sehingga mengurangi produksi metana.

Kompos berfungsi untuk menambahkan bahan organik ke dalam tanah agar tanaman tumbuh lebih subur. Selain itu, pupuk kompos juga dapat menyeimbangkan pH tanah, mengontrol suhu tanah, mengurangi erosi tanah dan membantu tanaman menyerap unsur hara di lingkungannya secara lebih optimal.

Selain itu, membuat kompos sendiri juga dapat menghemat uang Anda. Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli pupuk dari toko agar tanaman tumbuh subur. Berikut cara membuat kompos yang bisa anda coba.

Baca juga web utama kami rumahmesin.com

Cara Membuat Pupuk Kompos dari daun Hijau

Siapkan Wadah

Anda dapat memulai pengomposan dengan menyiapkan wadah. Gunakan wadah sebagai tempat untuk membuang sampah organik. Misalnya kulit buah, sayuran, kulit telur, kopi bubuk, bubuk mesiu, dll. Sebagai gantinya, siapkan dua wadah sebagai tempat sampah organik. Tujuannya agar setelah salah satu wadah terisi, Anda masih memiliki wadah lain yang bisa digunakan untuk menampung sampah organik berikutnya.

Tambahkan Daun Kering

Setelah menempatkan sampah organik, Anda dapat menambahkan daun kering ke dalam wadah. Penggunaan daun kering berguna untuk mengontrol kelembapan pada ember organik yang Anda siapkan. Jika daun kering terasa kusam, Anda bisa menambahkan serbuk gergaji.

Masukkan Mikroba

Cara membuat kompos selanjutnya adalah dengan menahan kuman untuk menghancurkan sampah. Ada banyak hal yang dapat digunakan untuk sumber kuman, seperti semi-kompos, kotoran sapi atau buttermilk atau mentega susu.

Libatkan Oksigen

Salah satu keunggulan kompos yang dibuat secara aerobik adalah Anda dapat mengontrol bau tidak sedap yang keluar dari tempat sampah. Selain itu, metode aerobik juga dapat mencegah munculnya organisme yang tidak diinginkan, seperti ulat. Ada dua cara untuk mencapai ini. Pertama buat beberapa lubang pada wadah sampah organik.

Kedua, buang sampah ke tempat sampah setiap empat hari sekali. Setelah melakukan metode pengomposan di atas, pupuk dapat digunakan setelah 40 hingga 45 hari. Anda hanya perlu menjaga kelembapan dan terus merapikan sampah dengan sampah organik segar.

Baca juga : Berikut Ini Cara Membuat Kerajinan Pot dari Sabut Kelapa

Cara Mempercepat Proses Pengomposan Daun

Jika ingin proses pengomposan lebih cepat, kita perlu menambahkan treatment pada kompos. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mempercepat proses pengomposan adalah:

  1. Penambahan starter bakteri. Ini bisa berupa EM4, starbium atau mikroorganisme lokal.
  2. Potong atau cacah sampah menjadi lembaran-lembaran kecil. Semakin baik sampah, semakin baik. Karena akan menambah luas permukaan mikroorganisme awal.
  3. Tambahkan bahan-bahan yang merupakan sumber energi bakteri. Misalnya gula, molase atau dedak padi.
  4. Balikkan tumpukan kompos secara teratur dan teratur.

Anda juga bisa menggunakan mesin pencacah kompos

Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf. Semoga artikel saya tentang cara membuat pupuk kompos dari daun hijau bermanfaat dan menjadi referensi buat anda. Selamat mencoba….

Terima kasih:)