Cara Menanam Rumput Gajah Dengan Mudah

cara menanam rumput gajah

Bingung tentang cara menanam rumput gajah? pusing karena sudah mencari cara dan tidak bisa? Tenang, pada artikel kali ini saya akan membagikan tutorialnya. Jika kamu penasaran untuk mencobanya, saya akan memberikan tutorial cara menanam rumput gajah

Pengertian Rumput Gajah

Rumput gajah berasal dari Afrika, Tanaman ini diperkenalkan ke wilayah Indonesia pada tahun 1962, dan tumbuh secara alami di seluruh dataran Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, rumput gajah merupakan tanaman hijauan utama untuk pakan ternak dan memegang peranan yang sangat penting, karena hijauan tersebut mengandung hampir semua zat yang dibutuhkan oleh hewan.

Rumput gajah dikenal sebagai rumput Napier atau rumput Uganda yang memiliki umur panjang, tumbuh tegak membentuk rumpun dan memiliki akar yang pendek. Dapat tumbuh di dataran rendah hingga pegunungan. Toleransi terhadap tanah yang cukup luas asalkan tidak mengalami genangan air. Mereka merespons pemupukan nitrogen dan membutuhkan perawatan yang cermat.

Pemberian pupuk kandang secara alami dapat meningkatkan pertumbuhan akar. Rumput gajah merupakan tanaman tahunan dengan diameter 20-50 batang sekitar 2,3 cm. Tumbuh tegak dan padat, batang ditutupi dengan pelindung daun berbulu dan akar yang dalam. Batang mencapai tinggi 2-3 m, lebar daun 1,25-2,50 cm, panjang 60-90 cm.

Tanaman hijauan, terutama jenis gulma, dapat ditanam dari biji, bahan pemoles, atau kliping. Stek adalah perbanyakan vegetatif tanaman dengan menggunakan beberapa batang, akar, atau daun yang dapat menjadi tanaman baru. Kliping digunakan karena lebih mudah dan ekonomis, sehingga cara ini dapat digunakan untuk menanam rumput gajah dan rumput gajah raja.

Rumput gajah disebut juga rumput gajah, rumput Uganda, rumput Napier, dan dalam bahasa latin Pennisetum purpereum, termasuk dalam Ordo: Ainthopyta, Subordo: Angiospermae, Famili: Graminae, Genus: Pennisetum dan Spesies: Purpureum. Tanaman rumput gajah termasuk dalam famili rumput-rumputan (graminae) yang dikenal manfaatnya sebagai pakan ternak.

Rumput gajah memiliki akar yang tumbuh pada ruas batang yang merayap ke dalam tanah, keberadaan akar di dalam tanah akan mempercepat penutupan tanah, dan rumput gajah memiliki akar serabut yang dapat mengikat partikel, membentuk jalinan, dan mengangkat unsur hara yang telah tersapu oleh lapisan air hujan permukaan.

Tanaman rumput gajah tumbuh vertikal seperti tebu dan tingginya bisa mencapai 2-5 m, mudah diperbanyak, daunnya lebar, tipis dan tulang daunnya. Rumput gajah memiliki batang dan buku yang bulat dan berkayu di mana tunas baru akan muncul dari buku, yang kemudian akan menjadi batang baru. Diameter batang bisa mencapai lebih dari 3 cm dan terdiri atas 20 bagian.

Cara Menanam Rumput Gajah

cara menanam rumput gajah

1. Memilih Bibit Rumput Gajah

Bibit rumput gajah banyak ditemukan di toko pertanian terdekat di kota Anda. Harga permeter perseginya sekitar Rp. 15.000,- sampai Rp. 20.000,-. Dimana untuk selanjutya Anda tinggal mengalikan saja berapa meter persegi taman yang ada di halaman rumah Anda. Untuk pengerjaannya Anda tidak perlu repot, karena dalam penanamannya bisa Anda lakukan sendiri sehingga bisa mengirit biaya tanpa harus menyuruh orang dalam melakukannya.

2. Menyiapkan Lahan Untuk Menanam Rumput Gajah

  • Gemburkan tanah yang akan dijadikan media tanam rumput gajah dengan menggunakan cangkul.
  • Lakukan dengan kedalaman sekitar 5-10cm dan ratakan kembali setelah proses pertama ini selesai.
  • Apabila media tanam memiliki tanah yang sudah gembur dan cukup baik, Anda bisa langsung menanamnya.
  • Apabila media tanam gersang atau tandus, Anda bisa memberikan pupuk kandang supaya tanah mendapatkan nutrisi. Diamkan selama satu minggu sebelum Anda mulai menanam.
  • Namun apabila lahan yang sudah Anda siapkan belum ada tanahnya, Anda bisa membeli tanah urug yang khusus digunakan untuk tanam. Biasanya menggunakan latosol atau tanah merah. Jadi Anda tidak perlu repot dengan pemberian pupuk sebelum rumput gajah mini ditanam di media tanam.

3. Tahap Menanam Rumput Gajah

  • Penanaman sebaiknya dilakukan pada musim hujan supaya bisa mendapatkan air yang cukup banyak untuk mempercepat proses pertumbuhan.
  • Apabila menanam tidak pada musim hujan, Anda bisa melakukan penyiraman pada pagi dan sore supaya rumput gajah bisa mendapatkan supply air yang cukup.
  • Bibit yang sudah dipersiapkan sebelumnya bisa Anda potong dengan mesin pencacah rumput menjadi lebih kecil lagi supaya bisa mendapatkan bibit lebih banyak.
  • Tancapkan rumput gajah ke tanah dengan menancapkan bagian perakarannya sehingga akar dapat terikat langsung dengan tanah.
  • Lakukan penanaman dengan pola zig zag supaya hasil yang didapatkan bisa sempurna.
  • Untuk jarak antar rumput, Anda bisa mengira ngira sendiri sesuai dengan keinginan Anda.
  • Untuk memastikan jalinan akar dan tanah, Anda bisa memukul pelan rumput gajah supaya akarnya benar benar masuk ke dalam tanah.
  • Anda bisa juga menggunakan balok kayu untuk meratakan tanah, caranya dengan menindihnya dengan balok kayu supaya tanah menjadi rata.

4. Perawatan Rumput Gajah

  • Setelah rumput gajah ditanam, jangan lupa untuk melakukan penyiraman pagi dan sore supaya memastikan rumput mendapatkan suplai air yang cukup.
  • Setelah usia 2 minggu, Anda bisa menambahkan pupuk urea dan NPK untuk merangsang pertumbuhan rumput gajah.
  • Usahakan tidak ada hewan seperti ayam yang berkeliaran di sekitar media tanam karena akan merusak tanah dan rumput yang akan mengganggu proses pertumbuhan.
  • Apabila keadaan ini tidak bisa dihindari, maka Anda bisa menggunakan blarak ataupun daun kelapa untuk menutup dan melindungi rumput gajah.
  • Pastikan rumput gajah bisa mendapatkan cahaya matahari yang cukup, karena kalau tidak maka rumput bisa tumbuh menjadi panjang tidak seperti yang diinginkan.
  • Apabila anda menemukan gulma, Anda bisa mencabut gulma hingga ke akar supaya tidak menggangu pertumbuhan rumput.
  • Hindari menginjak rumput secara langsung karena akan menghambar pertumbuhan. Ada baiknya selama masa penanaman dan pertumbuhan rumput, pejalan kaki diberikan akses lain supaya tidak mengganggu pertumbuhan rumput gajah
  • Setelah rumput gajah sudah mulai agak tinggi kamu bisa memotongnya agar rapi menggunakan mesin pencacah rumput.

Nah, cukup sekian tutorial cara menanam rumput gajah pada artikel kali ini. Cukup mudah bukan? Selamat mencoba dan semoga berhasil, dan jika cara dalam artikel ini dapat membantu kamu, jangan lupa untuk membagikan ilmu anda kepada orang-orang di sekitar kamu agar mereka semua dapat mengambil manfaatnya. Sekian dari saya, terima kasih.