Uraian : Apa Saja Kegunaan dan Efek Samping Buah Pinang

logo switch-foot.com
kegunaan dan efek samping buah pinang
Ilustrasi Buah Pinang

Kegunaan dan efek samping buah pinang – Buah pinang yang masih muda atau buah dari tanaman pinang ini banyak kita jumpai di sekitar kita. Tanaman pinang biasanya untuk tanaman hias maupun untuk tanaman ekspor dan impor.

Kegunaan buah pinang sudah dikenal masyarakat dari berbagai belahan dunia termasuk Indonesia yang telah menggunakan dan mengkonsumsinya sejak zaman dahulu. Pinang termasuk ke dalam pohon palem. Kebanyakan orang menggunakan buah pinang ini karena mempunyai kandungan yang bermanfaat sebagai obat-obatan herbal.

Pinang muda dikenal oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai obat herbal. Pada umumnya buah pinang dapat dikonsumsi langsung dengan buah pinang yang dicampur dengan daun sirih dan tembakau atau diolah menjadi sari buah, sari buah atau sekedar direbus.

Di zaman modern ini, pinang juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan industri sebagai bahan baku pewarna kulit. Dalam bidang kesehatan, buah pinang dapat digunakan sebagai obat anti eksim, pereda nyeri, obat anti parasit, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Cara Memasak Sate Telur Puyuh Bumbu Balado yang Lezat

Kegunaan dan Efek Samping Buah Pinang

Tanaman pinang dan buahnya dapat dimanfaatkan secara optimal. Ada berbagai manfaat buah pinang yang bisa didapatkan jika diolah dengan baik. Mari kita simak uraiannya yang kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Buah pinang bisa dijadikan obat cacing

Kandungan obat cacing atau pencahar dan astringen pada buah pinang adalah berguna untuk mengecilkan selaput lendir. Sifat astringen (anthelmintik) inilah yang dimanfaatkan masyarakat untuk menyembuhkan penyakit cacingan.

Caranya: Ambil buah pinang yang masih mentah dan potong menjadi empat bagian. Kemudian ambil jahe yang dipotong kira-kira setengah jari rimpang. Ambil kunyit dan potong rimpang menjadi dua. Rebus kesemua bahan tersebut selama beberapa menit, dinginkan dan saring. Minumlah campuran buah pinang dan bahan pendukung tersebut untuk mengobati penyakit cacingan.

2. Pinang memperkuat gigi dan gusi – Kegunaan dan Efek Samping Buah Pinang

Pada zaman dahulu, buah pinang ini dikonsumsi secara langsung atau biasa disebut dengan “nyirih” karena buah pinang dipercaya dapat menguatkan gigi. Pinang juga mengandung zat antibakteri yang dapat merusak gusi.

Begini cara kerjanya: Ambil buah pinang, potong-potong dan segera selesaikan irisannya. Buah pinang dapat dicampur dengan jeruk nipis dan daun sirih untuk menambah kelezatan dan mengurangi kepahitan.

3. Buah pinang dipercaya dapat meningkatkan stamina baik pada pria maupun wanita

Buah pinang mengandung senyawa alkeloid. Senyawa tersebut dipercaya dapat melepaskan adrenalin, hormon yang dihasilkan ketika seseorang mengalami pengalaman emosional yang luar biasa. Adrenalin dapat berfungsi untuk meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh bagian tubuh, terutama di otot. Adrenalin yang dihasilkan oleh buah pinang juga bisa membuat perasaan Anda menjadi senang dan bergairah.

Caranya: Ambil buah pinang, haluskan, lalu rebus dengan dua gelas air. Tunggu hingga rebusan tinggal satu gelas. Saring air rebusan dan biarkan dingin. Minuman sirih penambah energi dapat disajikan.

4. Bisa juga digunakan sebagai pereda nyeri

Zat lain yang terdapat dalam buah pinang adalah zat psikoaktif yang dipercaya dapat mempengaruhi fungsi otak dan menyebabkan perubahan pikiran, perilaku, atau perasaan. Namun, penelitian ini masih dalam tahap pengembangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Caranya: Ambilah beberapa lembar daun sirih dan buah pinang. Hancurkan daun dan buah pinang. Kemudian dikompreskan pada bagian tubuh yang sakit.

5. Dapat juga digunakan sebagai obat difteri

Caranya: Siapkan dua buah pinang dan potong-potong, lalu rebus pinang dengan dua gelas air. Tunggu hingga menjadi sekitar 1 gelas. Tambahkan satu sendok makan madu agar air rebusan tidak terlalu panas dan asam, minumlah selagi hangat untuk menyembuhkan difteri.

Ada banyak keuntungan jika Anda mengolah buah pinang dengan benar. Namun, kita harus tetap waspada karena pinang juga memiliki efek samping jika dikonsumsi dalam dosis yang tidak tepat dan berlebihan. Berikut ini adalah efek samping dari buah pinang yang kami rangkum dari berbagai sumber:

1. Menjadi penyebab radang mulut

Kebiasaan mengunyah buah pinang bisa menyebabkan radang mulut. Hal ini dapat memicu berbagai masalah di rongga mulut, seperti pembentukan jaringan parut di rongga mulut dan meningkatkan risiko kanker mulut.

2. Dapat menyebabkan gangguan saraf dan otak

Buah pinang mengandung perangsang alami. Zat yang terkandung dalam buah pinang juga dapat merangsang fungsi otak dan aktivitas saraf. Namun, bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, pinang mengganggu aktivitas saraf dan otak.

Makan terlalu banyak buah pinang juga bisa menyebabkan halusinasi. Beberapa penelitian juga ditemukan bahwa konsumsi pinang dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan mental.

3. Meningkatkan risiko kanker mulut – Kegunaan dan Efek Samping Buah Pinang

Seperti yang kita ketahui bersama, buah pinang mengandung zat karsinogen yang dapat memicu sel kanker tumbuh di dalam tubuh. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang buah pinang sambil mengunyah buah pinang (nyirih) meningkatkan risiko kanker mulut, kanker kerongkongan, dan kanker tenggorokan.

4. Membahayakan kehamilan dan janin

Pinang belum terbukti aman dikonsumsi untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Dilain kesempatan banyak juga penelitian yang menunjukkan bahwa buah pinang dapat menyebabkan masalah pada kehamilan, seperti berat dan pertumbuhan akan terganggu dan janin yang rendah.

Secara umum, pinang masih dianggap sebagai suplemen makanan tambahan berupa obat herbal atau makanan kesehatan. Namun,sangat tidak disarankan untuk mengonsumsinya secara berlebihan atau dalam jangka waktu yang lama karena buah ini belum terbukti benar-benar tidak berbahaya bagi kesehatan.

Meski jarang, buah pinang juga menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang yang sensitif. Reaksi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti gatal, mual, diare, dan sesak napas.

Jika Anda mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi buah pinang, segera temui dokter atau petugas medis terdekat supaya dapat ditangani dengan tindakan medis dengan benar.

Jangan sampai terlewatkan artikel menarik lainnya khusus untuk anda Begini Proses Penyulingan Air Laut Dengan Teknologi Sederhana