Pembuatan Minyak Sereh Hingga Peluang Usahanya

Pembuatan Minyak Sereh Hingga Peluang Usahanya

Hallo Sobat semuanya!

Selamat datang dan terima kasih telah mengunjungi artikel pada situs website ini. Semoga dengan adanya artikel pada situs website ini dapat membantu apa yang sedang dicari oleh Sobat, dan pastinya semoga bermanfaat!

Pada kesempatan kali ini, penulis mau membagikan seputar Pembuatan Minyak Sereh. Pastinya Sobat sudah tau ya, bahwa Sereh itu bisa diolah menjadi Minyak Atsiri, dan masuk menjadi salah satu bagian jenis Minyak Atsiri.

Nah, Minyak Atsiri itu memiliki beberapa metode pembuatan, dimulai dari Pengepresan, Ekstrasi, hingga Penyulingan yang sangat umum digunakan. Nah, lalu untuk membuat Minyak Atsiri Sereh itu bagaimana. Yuk langsung saja berikut ini Pembuatan Minyak Sereh.

Pembuatan Minyak Sereh

Dan berikut ini 3 cara dalam Pembuatan Minyak Sereh, silahkan Sobat bisa menggunakan sesuai dengan alat, bahan, kebutuhan.

Cara Pertama Membuat Minyak Sereh

Hasil gambar untuk minyak atsiri sereh

Sebelum masuk ke teknik penyulingannya, ada 3 Langkah untuk membuat Minyak Atsiri Sereh yang perlu diperhatikan agar cara pembuatan Minyak Sereh dan juga menghasilkan minyak yang lebih maksimal.

Daun Sereh Sebagai Bahan Baku

Hasil gambar untuk sereh

Daun merupakan bahan utama dalam bahan baku pembuatan Minyak Atsiri Sereh. Mutu dari daun saat dipanen itu sangat menentukan keberhasilan proses penyulingan Minyak Serai. Disarankan, jika sobat inin memanen daun saat tanaman serai wangi ini berusia sekiar 6-9 bulan.

Teknik pemotongan dalam tanaman serai ini juga perlu diperhatikan lhoo, karena potongan juga dapat mempengaruhi jumlah produksi Minyak Serai. Potongannya yaitu sekitar 5 cm di atas bahan pelepah dengan helaian daun dari paling bawah yang belum mati atau kering.

Persiapan Bahan

Hasil gambar untuk persiapan bahan pembuatan sereh

Akan jauh lebih baik nih sobat jika melakukan proses penyulingan disaat daun masih dalam keadaan segar. Namun, hal itu ngga bisa dilakukan nih kalau sobat mau memproduksi Minyak Serai dalam jumlah yang cukup besar.

Agar tidak menurunkan kadar dari sitronelal dan geraniol, sekaligus juga mencegah pembusukan, sobat cukup dengan menjemur daun yang dipanen selama kurang lebih 3-4 jam, atau juga bisa dikeringan di tempat yang teduh selama 3-4 hari.

Teknik Penyulingan

Hasil gambar untuk teknik penyulingan sereh

Penyulingan merupakan cara yang paling umum dan tepat untuk memproduksi Minyak Serai. Proses penyulingan ini dimulai dengan memasukkan air ke dalam alat suling dalam jumlah yang diperlukan.

Berikut proses penyulingan daun serai yang akan sobat lakukan:

  • Masukkan air ke dalam alat suling secukupnya
  • Masukkan serai ke dalam ketel suling, isolasi pinggirannya untuk mencegah panas mengalir ke luar
  • Setelah beberapa saat kemudian, Minyak Atsiri akan terlihat di tabung pemisah. Lamanya proses penyulingan atau destilasi ini tergantung pada jumlah bahan baku yang akan dimasukkan dalam sekali proses.

Jika sobat menggunakan sekitar 1 ton daun, maka sobat memerlukan waktu sekitar 5 jam untuk melakukan penyulingan dengan kecepatan sekitar 120 kg uap/jam. Dan bisanya, minyak yang dihasilkan dari proses penyulinggan ini memiliki kualitar sekitar 0,7-0,9%.

Kemudian, untuk mengukur kadar dari Minyak Sereh Wangi itu bisa menggunakan Alkoholmeter/meterlak. Alat ini sering digunakan sebagai pendekatan untuk mengukur kualitas beberapa jenis Minyak Atsiri pada perdagangan di tingkan penyuling, misalnya itu ada minyak nilam, cengkeh, sereh wangi, pala, dan lain sebagainya.

Cara Kedua Membuat Minyak Sereh.

Bahan :

  • Sereh
  • Air
  • Es Batu

Alat :

  • Pisau dan talenan
  • Baskom ukuran sedang
  • Botol kaca kecil
  • Panci
  • Selang kacil yang panjang

Langkah-Langkah :

  1. Potong sereh yang sudah dipanen sekitar ukuran 5 cm. Untuk hasil yang tahan lama, Sobat bisa menjemur sereh yang sudah dipanen kurang lebih selama 3-4 jam. Tujuannya itu supaya sereh nanti tidak akan mudah busuk.
  2. Kemudian, lubangi bagian panci. Pastikan ya Sobat bagian lubang nya itu hanya cukup untuk selang yang nanti akan dimasukkan sebagai tata cara membuat Minyak Sereh.
  3. Lubangi bagian kanan dan kiri, ukuran sesuai dengan diameter selang.
  4. Selanjutnya, masukkan air kedalam panci. Isilah dengan air, setengah panci saja lalu tutup dengan sekat yang biasanya diguankan untuk menutup makanan.
  5. Masukkan sereh yang tadi sudah dipotong-potong kedalam panci yang sudah berisi air tadi. Keseluruhan membuatnya seperti mengukus makanan pada umumnya.
  6. Jangan lupa juga, pastikan panci tertutup dengan rapat, agar tidak ada uap sereh yang terbuang dengan sia-sia. Pastikan juga bahwa tutup panci sudah berlubang dan sudah dipasang atau dimasukkan dengan selang.
  7. Siapkan baskon yang sudah dilubangi bagian kanan dan kirinya, kemudian masukkan selang dari ujung kanan dan keluar dari ujung kiri baskom.
  8. Kemudian, jika beberapa selang sudah masuk kedalam baskom, masukkan es batu yang telah disiapkan kedalam baskom.
  9. Siapkan juga botol kaca dan masukkan ujung selang tadi kedalam botol.
  10. Tunggu beberapa saat, nanti Minyak Sereh akan menetes dan mengalir dengan sendirinya kedalam botol.

Itulah cara Pembuatan Minyak Sereh dengan sangat sederhana dan pastinya bisa coba di rumah masing-masing. Lalu gimana caranya jika menggunakan proses penyulingan atau destilasi?

Cara Ketiga Membuat Minyak Sereh dengan Penyulingan Ala Rumahan.

Hasil gambar untuk penyulingan minyak atsiri

Oke, jadi Proses Penyulingan ini merupakan salah satu metode yang dilakukan dengan Minyak Sereh untuk ektsrasi Minyak Atsiri yang terdapat atau terkandung dalam tanaman sereh sendiri.

Dan pastinya menggunakan alat destilasi minyak atsiri, dan alat pendukung lainnya. Alat ini bisa dibeli di toko mesin atau juga bisa didapatkan di toko online dengan mudah dan terpercaya. Silahkan bisa cek disini.

Tetapi ada juga yang ingin membuat alat penyulingan sendiri, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada disekitarnya, ngga salah kan kalau kita mencoba?

Cara membuat Minyak Sereh dengan metode ini sangat penting untuk dilakukan. Pada disaat proses penyulingan, selang yang berasal dari tempat sereh itu diuapkan, dan akan dimasukkan ke dalam lubang dibaskom tersebut yang telah disiapkan.

Setelah selang sudah diatur, Sobat bisa masukkan es batu yang lumayan cukup banyak kedalam baskom. Uap dari sereh tersebut nanti akan melewati tumpukan dari es batu dan Minyak Atsiri akan berhasil disuling dibagian ujung selang.

Jangan lupa juga Sobat, untuk menyiapkan tempat yang bersih/higenis, kalau bisa disimpan dengan botol kaca yang berwarna gelap. Nah kurang lebihnya seperti itu mengenai Proses Penyulingan ala Rumahan yang bisa dilakukan oleh Sobat.

Kandungan Kimia Minyak Sereh

Kandungan yang terdapat dari sereh itu terutama Minyak Atsiri dengan komponen sitronelal ( 30-45%) , geraniol ( 65-90% ), sitronelol ( 11-15%) , geranil asetat ( 3-8% ), sitronelil asetat (2-4%), kadinen, vanilin, limonen, kamfen, kavikol, eugenol, elemol, kadinol.

Faktanya, komponen kimia dalam Minyak Sereh Wangi itu cukup komplek Sobat. Menurut Sastrohamidjojo (2007), kandungan utama yang terpenting pada Sereh Wangi itu ada sitronelal dan geraniol. Kedua senyawa tersebut itu dapat mempengaruhi kualitas minyak, kemudian dapat menentukan intensitas bau, harum, serta nilai harga Minyak Atsiri Sereh.

Standar Mutu Minyak Atsiri Sereh.

Standar mutu dari Minyak Atsiri Sereh Wangi ini untuk kualitas ekspor dapat dianalisasikan berdasarkan dengan SNI 06-3953-1995. Menurut dari kriteria 9 fisi yaitu berdasarkan warna bobot jenis, indeks bias. Sedangkan dilihat secara kimia berdasarkan dari total geraniol dan sitronelal, kemudian kelarutan dalam etanol yang sekitar 80%.

Minyak Sereh Wangi tidak memenuhi syarat ekspor apabila kadar dari geraniol dan sitronelal rendah atau juga tidak mengandung bahan penuaan. Kadar yang rendah biasanya itu disebabkan oleh jenis tanaman sereh yang kurang baik, disamping itu juga pemeliharaan atau budidayan tanamnya kurang baik serta pengambilan umur tanamn sereh yang terlalu tua. Bahan-bahan tambahan yang terdapat dalam Minyak Sereh Wangi ini berupa lemak, alkohol, dan juga minyak tanah sering digunakan sebagai bahan pencampur ( Ketaren dkk., 1978 ). Minyak Sereh

10 Manfaat Minyak Sereh.

Hasil gambar untuk minyak atsiri sereh

Nah, manfaat dari sereh juga tidak kalah lho dari manfaat jenis Minyak Atsiri. Ada beragam manfaat yang didapat jika kita menggunakan Minyak Atsiri secara rutin. Pastinya juga manfaat yang didapat untuk kesehatan tubuh kita sendiri. Apa saja ya manfaat nya kira-kira? Dan inilah 10 Manfaat dari Minyak Atsiri Sereh untuk Kesehatan :

Mampu Membunuh Jamur.

Nyatanya, Minyak Sereh terbukti ampuh dalam membunuh jamur yang dapat menyebabkan kurap, bahkan hingga infeksi jamur pada daerah selangkangan. Wahh menakutkan sekali!

Jadi, para peneliti dalam sebuah studi itu percaya, bahwa setidaknya obat jamur itu harus memiliki ekstrak Minyak Sereh sebanyak kurang lebih 2,5% untuk bisa membuahkan hasil maksimal yang digunakan dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit yang terjadi akbibat infeksi jamur.

Mencegah Peradangan.

Sobat pasti tahu kan, bahwa peradangan itu sangat berbahaya sekali, bahkan bisa membuat atau menimbulkan penyakit berbahaya lainnya yang dapat mengancam nyawa. Dalam sebuah riset menyatakan, bahwa Minyak Sereh yang mengandung kandungan citral itu ternyata dapat mencegah sebuah peradangan.

Dalam penelitian yang dilakukan pada hewan uji coba, Minyak Sereh yang diminumkan itu dapat mencegah peradangan yang dialami pada penyakit edema kaki. Bahkan, Minyak Sereh yang dioleskan juga mampu mencegah peradangan pada edema telinga yang diderita oleh seekor tikus.

Namu, karena manfaat ini baru di uji cobaka pada seekor hewan, sebaknya jika Sobat ingin mencobanya tetap berkonsultasi dengan dokter agar tidak menimbulkan efek negatif atau alergi berbahaya bagi tubuh kita.

Mencegah Tukak Lambung.

Minyak Sereh ini juga dapat dipercaya sebagai salah satu obat herbal yang dapat mencegah tukak lambung. Dalam sebuah penelitian lagi yang dilakukan pada uji coba hewan, minyak jenis ini berhasil membuktikan kemampuannya dalam mecegah tukak lambung, yang dapat membuat atau menyebabkan sakit perut.

Mencegah Mual.

Memiliki aroma yang sangat menenangkan itu sehingga minyak jenis ini dapat mencegah mual. Ngga heran lagi nih, kalau banyak teh herbal yang memiliki kandunga sereh didalamnya.

Mengatasi Diare.

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2006, Sereh ini dapat membantu memperlambat diare secara alami lhoo. Dengan menggunakan Minyak Sereh secara topikal pada perut dipercaya dapat mempu meredakan rasa sakit perut akibat diare.

Mengobati Varises.

Meskipun untuk penelitian terbatas, data teoritisnya menunjukan bahwa Minyak Atsiri Sereh ini dapat meningkatkan sebuah sirkulasi dan juga mengurangi pembengkakan. Yang pastinya ini dapat membantu meringankan kondisi seperti varises.

Caranya, Sobat bisa kompres hangat dengan cara merendam kain bersih dalam campuran lima tetes Minyak Atsiri Sereh dan juga satu liter. Terapkan kompres ini ke area yang terkena selama kurang lebih 15 menit saja.

Membantu Tidur Nyenyak.

Memiliki efek yang menenangkan yang luar biasa untuk pikiran. Dari menurut sebuah penelitian Aljazair, Minyak Sereh ini memiliki efek yang sedatif. Minyak ini juga dapat membantu mengobati depresi.  Semua ini dapat membantu mengatasi bagi yang mempunyai masalah tidur dan membantu tidur menjadi lebih nyenyak.

Mengatasi Ketombe.

Dalam studi 2015 menemukan bahwa Minyak Atsiri ini dapat membantu melawan ketombe. Penelitian juga menunjukan bahwa penggunakan Minyak Sereh ini sebagai tonik rambut yang digunakan dua kali sehari selama 14 hari ini, dapat menunjukan penurunan ketombe yang signifikan.

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi.

Minyak Sereh ada bahan alami yang cukup populer dan sering digunakan untuk memijat, apalagi aromanya bisa membuat tubuh menjadi rileks. dan ternyata, efek dari Minyak Sereh yang digunakan untuk memijat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Meredakan Sakit Kepala.

Dalam sebuah penelitian, aroma dari Minyak Sereh ini mampu mencegah sakit kepala. Sebab, komponen eugenol yang dimiliki Minyak Sereh ini dianggal memiliki kemampuan yang sama dengan aspirin.

Eugenol yang dikandung Minyak Sereh dipercaya juga bisa mencegah trombosit yang menggumpal. Dan tidak hanya ini, eugenol juga bisa membantu tubuh untuk melepaskan sebuah hormon kebahagiaan, yaitu serotonin.

Peluang Usaha Minyak Sereh.

Usaha Sereh Wangi itu sangat menguntungkan, karena tidak ada limbah yang dibuang. Selain itu budidayanya juga mudah untuk dilakukan. Sobat bisa memulainya dengan membeli bibit sereh wangi dengan harga kurang lebih Rp 500/batangnya, kemudian ditanama  per batang/lubang. Selama 6 bulan pertama bisa dipanen, setelah itu setiap 3 bulan sekali sereh wangi bisa dipanen lagi.

Budidaya sereh wangi pada umumnya itu sama seperti pertanian konvensional yang lainnya. Bedanya sereh wangi lebih mudah. Sekali tanam itu bisa untuk 8-10 tahun masanya, sedangkan untuk panen pertama dimulai pada 6 bulan awal dan untuk bulan berikutnya 2,5-3 bulan sekali dapat dipanen kembali.

Kemudian di alokasikan atau distribusikan kepada beberapa perusahaan sebagai bahan baku produksi. Dan memproduksi minyak tersebut sesuai dengan kebutuhan pasar. Target dari penyulingan ini kedepannya adalah dapat mengirimkan atau menditribusikan hasilnya menuju pasar ekspor dengan negara tujuan seperti Amerika dan Spayol.

Itulah mengenai 3 Cara yang perlu diperhatikan dalam Cara membuat Minyak Atsiri Sereh, Kandungan Kimia Minyak Sereh, Standar Mutu Minyak Atsiri Sereh, 10 Manfaat Minyak Atsiri Sereh, dan Peluang Usahanya. Silahkan Sobat bisa mencoba untuk membuat Minyak Sereh masing-masing, dan semoga berhasil. Untuk artikel lainnya silahkan kunjungi Minyak Atsiri Sereh dan juga Jenis Minyak Atsiri lainnya.

Sekian dari penulis yang ketceh ini, mohon maaf apabila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam artikel ini, jika ada saran atau kritik yang membangun bagi penulis, silahkan sampaikan pada laman komentar chat dibawah.

Dan jangan lupa untuk share artikel ini sebanyak-banyaknya kepada Sobat yang lain, agar dapat juga membuat Minyak Atsiri Sereh ini dan semoga berhasil. Yuk saling berbagi ilmu!

Terima Kasih.