Simak Keunggulan Alat Pemadam Api Variasi CO2!

Alat pemadam CO2 ialah alat pemadam api ringan yang memakai CO2 (karbon dioksida) sebagai bahan pemadam. Senyawa CO2 terbuat dari 1 atom karbon + 2 atom oksigen. Seandainya alat pemadam api ini diberi bimbingan kearah spot api, karenanya CO2 akan menggantikan udara disekeliling sumber api, sehingga api bisa dipadamkan. CO2 hal yang demikian dikeluarkan dalam temperatur rendah sekitar -50◦ C.

Masing – masing media alat pemadam mempunyai keunggulan dari media yang lain. Demikian juga dengan alat pemadam yang memakai media CO2. Sebelum mengenal keunngulan alat pemadam api CO2, yuk simak sifat CO2 sebagai media alat pemadam.

Sifat-sifat CO2 Sebagai Media Alat Pemadam

  • Penyelimutan.
  • Pendinginan.
  • Bisa mempertimbangkan rantai respons.
  • Tak menyebabkan karat.
  • Bisa menurunkan kadar O2 hingga 12% – 15%.
  • Tak menghantarkan arus listrik.
  • Tabung – tabung yang diaplikasikan berisi gas CO2 yang berbentuk cair, kalau dipancarkan CO2 hal yang demikian mengembang menjadi gas.

Keunggulan Alat Pemadam Api CO2

  • Alat pemadam api CO2 diaplikasikan untuk memadamkan api di kebakaran kelas B dan C.
  • Terbuat dari bahan gas karbon dioksida sehingga sifatnya tak merusak. Kecuali itu, alat pemadam CO2 ini benar-benar tepat sasaran diaplikasikan dan tak meninggalkan residu. Sehingga, ruangan yang dipadamkan menjadi konsisten bersih.
  • Layak diaplikasikan di zona ruangan kantor, lab, dan di sebagian daerah yang lainnya.
  • Bisa menurunkan temperatur ruangan atau lokasi kejadian kebakaran. Sehingga ruangan bisa langsung dibetulkan atau diaplikasikan kembali sesudah kebakaran terjadi.
  • Desain dari tabung dirancang khusus untuk membendung tekanan yang tinggi dan terdapat selang cukup panjang dengan nozzle yang berbentuk corong.
  • Tak membahayakan untuk tumbuhan, hewan dan khususnya untuk manusia sebab tak ada bagian lain yang bisa memunculkan penyakit.

Itulah sebagian keunggulan dari APAR CO2. Senantiasa rawat alat pemadam api anda dan lakukan isi ulang ketika media telah habis maupun kadaluarsa.